Rukun Islam Puasa Ramadan
Puasa Ramadan adalah rukun Islam ketiga (dalam urutan yang umum dipakai: syahadat, shalat, puasa, zakat, haji) dan menjadi latihan takwa, disiplin diri, serta empati sosial. Artikel ini merangkum dalil, niat, aturan dasar, dan amalan utama.
Puasa Ramadan berarti menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami-istri sejak fajar hingga maghrib,
dengan niat ibadah karena Allah. Tujuan utamanya adalah membentuk takwa.
Dalil utama puasa
- Puasa diwajibkan agar bertakwa: Al-Baqarah 2:183 (Quran.com)
- Hadits rukun Islam: Sahih Bukhari no. 8
Niat puasa (prinsip yang aman)
Niat itu di hati. Praktik umum: menetapkan niat puasa Ramadan sebelum fajar (untuk puasa wajib).
Anda bisa menuliskan niat dengan bahasa apa pun yang Anda pahami, yang penting tekadnya jelas: “Saya berpuasa Ramadan hari ini karena Allah.”
Hal-hal yang membatalkan puasa (ringkasan umum)
Membatalkan
- Makan dan minum dengan sengaja
- Hubungan suami-istri di siang hari Ramadan
- Muntah dengan sengaja (pembahasan fikih bisa detail)
- Haid/nifas (bagi perempuan)
Yang sering dipertanyakan
- Obat tertentu / infus: bisa beda pembahasan (minta rujukan ustaz/otoritas setempat)
- Sikat gigi/berkumur: umumnya boleh asal tidak tertelan
- Parfum/ bau-bauan: umumnya tidak membatalkan
Amalan yang dianjurkan saat Ramadan
- Sahur dan niat yang kuat
- Menjaga lisan (tidak ghibah, tidak marah berlebihan)
- Membaca Al-Qur’an dan dzikir
- Shalat tarawih (sunnah yang masyhur)
- Sedekah (Ramadan adalah momen memperbanyak kebaikan)
- Berbuka tepat waktu dan berdoa
Tips kuat puasa (realistis)
- Sahur dengan protein & serat agar kenyang lebih lama.
- Kurangi gula berlebihan saat berbuka agar tidak “crash”.
- Atur tidur (tidur lebih awal bila memungkinkan).
- Jaga emosi: puasa juga latihan akhlak.
- Mulai target kecil: 1 juz/minggu, 1 sedekah/hari, dll.
Internal link
- Hub: 5 Rukun Islam
- Rukun terkait: Shalat • Zakat
- Cleverlysmart: Artikel tentang Ramadan (ganti URL spesifik)
- PinterPandai: Artikel tentang puasa (ganti URL spesifik)
FAQ Puasa Ramadan
Apa tujuan utama puasa Ramadan?
Membentuk takwa: disiplin diri, menguatkan ibadah, dan memperbaiki akhlak.
Apa yang membatalkan puasa?
Secara ringkas: makan/minum sengaja, hubungan suami-istri siang hari Ramadan, haid/nifas, dan beberapa hal lain yang dibahas rinci dalam fikih.
Bagaimana niat puasa yang benar?
Niat di hati: tekad berpuasa karena Allah. Untuk puasa wajib Ramadan, niat dilakukan sebelum fajar menurut praktik umum.
Sumber
- Qur’an: Al-Baqarah 2:183
- Hadits rukun Islam: Bukhari no. 8

